Keunggulan dua gol tak membuat Tottenham puas. Tekanan terus diberikan sehingga memberikan kepanikan di pertahanan kubu tim tamu. Klub London Utara itu membuat lawannya kecolongan kembali. Namun kali ini, gol tersebut tercipta dari gol bunuh diri Jacob Rasmussen menit ke-28.
Di sisi lain, Vitesse bukan tanpa perlawanan. Mereka sukses menyerang balik skuad asuhan Conte dengan membuat beberapa ancaman. Alhasil, kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-32. Rasmussen sukses membalas kesalahannya dan mempersempit ketertinggalan menjadi 1-3 pada menit tersebut.
Jelang turun minum, giliran Matus Bero yang makin memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Hasil itu membuat mereka dapat bermain lebih tenang lantaran hanya tertinggal satu gol di jeda turun minum. Namun, mereka harus lebih waspada lantaran tim tuan rumah tampil sangat garang.
Jalannya awal babak kedua tak beda jauh dengan babak pertama. Kubu London masih menguasai pertandingan lewat penguasaan bola. Namun, mereka mendapatkan sedikit malapetaka.
Meski sedang unggul 3-2, pasukan Conte harus berkurang satu pemain. Pasalnya, Cristian Romero melakukan pelanggaran yang membuatnya mendapatkan kartu kuning kedua dan harus meninggalkan pertandingan lebih dulu, pada menit ke-59.