Di atas lapangan, pertandingan berakhir untuk kemenangan Timnas Putri Korea Selatan. Gol Choe Yu-ri pada babak pertama dilanjutkan tambahan gol Kim Hye-ri dan Ko Yoo-jin selepas jeda memastikan hasil positif bagi Korea Selatan.
Meski kalah, Jafari tetap mengapresiasi perjuangan timnya yang tampil di putaran final untuk kedua kalinya. Iran menghadapi salah satu kekuatan besar Asia yang sudah 14 kali tampil di turnamen ini dan empat kali lolos ke Piala Dunia Wanita FIFA.
“Kami tahu bahwa kami akan menghadapi pertandingan yang sulit karena Korea adalah salah satu tim terkuat di Asia,” ujarnya.
“Mereka bermain sangat baik, jadi saya mengucapkan selamat kepada mereka dan saya berharap kami bisa kembali ke kompetisi dengan lebih kuat," tuturnya.
“Kami memiliki strategi untuk babak kedua, dan kami memberikan tekanan; kami bertransisi dari taktik bertahan ke menyerang. Kami melakukan kesalahan individu untuk penalti, dan juga gol dari situasi bola mati terjadi karena kesalahan salah satu pemain kami. Tetapi saya pikir performa tim sangat baik," ucapnya.
Hasil ini menempatkan Iran dalam situasi menantang di fase grup. Namun, fokus tim kini tertuju pada laga berikutnya untuk menjaga peluang tetap hidup di Piala Asia Wanita.