Situasi ini tidak lepas dari konflik bersenjata antara Iran dengan AS dan Israel yang dimulai pada 28 Februari 2026. Serangan udara dilaporkan menewaskan sejumlah tokoh penting, termasuk pemimpin tertinggi Iran.
Menteri olahraga Iran sebelumnya juga menyampaikan kekhawatiran serupa. Dia menilai tim nasional sulit berpartisipasi dalam turnamen jika faktor keamanan tidak terjamin.
Di sisi lain, Trump sempat menyatakan tim Iran tetap diizinkan tampil. Namun dia memberi catatan soal risiko keselamatan jika bermain di wilayah Amerika Serikat.
Iran sendiri sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di AS, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni.
Tim tersebut menjadi negara Asia pertama yang lolos setelah mengunci tiket pada 25 Maret 2025.
Dalam jadwal awal, Iran direncanakan bermain dua kali di Los Angeles dan satu laga di Seattle pada fase grup.
Dengan kondisi yang berkembang, keputusan akhir kini menunggu hasil negosiasi antara federasi Iran dan FIFA terkait lokasi pertandingan.