Grup B bisa dibilang sebagai grup berat. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto harus menghadapi tiga kekuatan besar Asia dalam waktu yang berdekatan. Kondisi ini menuntut kesiapan fisik dan mental yang maksimal dari seluruh pemain.
Sebelum tampil di Piala Asia, Timnas Indonesia U-17 sempat menjalani uji coba melawan Arab Saudi. Dalam pertandingan yang digelar pada 28 April 2026, mereka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2.
Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih. Perbaikan di berbagai sektor terus dilakukan agar kesalahan serupa tidak terulang saat menghadapi China dan laga berikutnya.
Matthew Baker dan rekan-rekannya membawa target jelas di turnamen ini, yaitu lolos dari fase grup. Target tersebut bukan sekadar ambisi, tetapi juga membuka peluang besar menuju level dunia.
Jika mampu menembus fase grup, Timnas Indonesia U-17 akan mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17. Misi ini membuat setiap laga di Grup B terasa seperti final bagi Garuda Muda.
Dengan jadwal padat dan lawan tangguh, Timnas Indonesia U-17 tidak punya ruang untuk kesalahan. Fokus, disiplin, dan efektivitas permainan menjadi kunci utama untuk menjaga asa tampil di panggung dunia.