Memasuki babak kedua, Malaysia mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, Timnas Indonesia U-17 tetap tenang dan mampu mengontrol tempo permainan.
I Dewa Gede Majesta kembali menjadi motor serangan melalui pergerakan dan umpan-umpan berbahaya ke area pertahanan Malaysia. Meski begitu, hingga menit ke-60, peluang yang tercipta belum berbuah gol tambahan.
Malaysia sempat memperoleh peluang emas pada menit ke-67, tetapi gagal dikonversi menjadi gol. Upaya tim asuhan Shukor Adan lebih banyak mengandalkan serangan sayap yang berhasil diredam pertahanan Indonesia.
Memasuki menit ke-80, Timnas Indonesia U-17 sempat berada dalam tekanan. Malaysia berusaha mencetak gol hiburan, tetapi disiplin lini belakang Garuda Muda membuat upaya tersebut sia-sia.
Petaka justru menimpa Malaysia. Bek mereka, Adam Muqri, diganjar kartu merah usai melakukan tendangan kungfu ke arah pemain Timnas Indonesia U-17. Keunggulan jumlah pemain membuat Indonesia makin nyaman mengamankan laga.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tak berubah. Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Timnas Indonesia U-17 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan lawan yang sama pada Sabtu (4/7/2026).