Herdman menegaskan fokusnya adalah meningkatkan intensitas permainan di lini depan. Dia ingin tim memiliki lebih banyak opsi dalam menciptakan peluang.
“Terkait kesulitan mencetak gol, untuk mengatasinya kami ingin menambah intensitas lini depan. Kami memiliki banyak pemain berbakat seperti Miliano, Marselino, dan Ole Romeny,” ujar dia dalam konferensi pers usai laga melawan Bulgaria.
Selama FIFA Series berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Herdman mencoba berbagai kombinasi pemain di lini depan. Beberapa nama seperti Ramadhan Sananta, Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, Mauro Zijlstra, hingga Eliano Reijnders dimainkan secara bergantian.
Selain itu, Jens Raven sempat mendapatkan kesempatan tampil menjelang laga kedua. Dia masuk menggantikan Mauro yang mengalami cedera, meski tidak dimainkan saat menghadapi Bulgaria.
Dari total empat gol yang dicetak Timnas Indonesia di turnamen tersebut, semuanya lahir saat menghadapi Saint Kitts and Nevis. Beckham Putra mencetak dua gol, sementara Ole Romeny dan Mauro Zijlstra masing-masing menyumbang satu gol.