Pelatih berusia 44 tahun itu menambahkan bahwa Nicholas sebenarnya masuk dalam skema permainan yang sudah disiapkan tim pelatih. Namun, sang pemain berusia 15 tahun tersebut masih memiliki komitmen penting di klubnya, Rosenborg U-15, serta tanggung jawab akademik di sekolah.
“Memang Nicholas masuk dalam skema yang apa yang ingin kita buat di piala dunia, tetapi dengan karena adanya kesibukan di klub dan ada masalah sekolah, kita paham lah masalah sekolah sangat sangat penting sekali, jadi saya sangat bisa memahami,” terang Nova.
Nova menilai, meskipun Nicholas punya potensi besar, waktu bergabungnya yang terlalu mepet — hanya dua hingga tiga hari sebelum keberangkatan ke Qatar — membuat proses adaptasi tak akan maksimal. Hal itu bisa berisiko mengganggu keseimbangan dan kekompakan tim.
“Kalau saya melihat dari jadwal Nicholas yang bergabung baru mendekati 3 hari atau 2 hari ke Qatar, secara chemistry pemain yang saya takutkan tidak terjadi,” paparnya.
“Karena sekali lagi kalau sebagai pemain di 10 pemain di dalam atau 11 pemain di dalam ya mereka harus mempunyai chemistry yang baik. Tapi kalau secara adaptasi, secara chemistrynya kurang baik, takutnya akan menjadi masalah. Mungkin itu yang menjadi alasan saya kenapa Nicholas tidak bisa bergabung,” ungkap Nova.