Kemenangan Indonesia U-23 atas Malaysia U-23 tak lepas dari peran Klok. Pasalnya gelandang naturalisasi Indonesia tersebut menjadi penendang penentu kemenangan drama tos-tosan.
Klok mengaku sebenarnya Pelatih Indonesia Shin Tae-yong telah memintanya untuk menjadi penendang penalti ketiga. Namun dia menolaknya, karena memiliki firasat bagus untuk menjadi penendang kelima.
"Sebelum adu penalti, coach Shin (Tae-yong) suruh saya ambil (penalti) yang ketiga. Namun saya punya firasat (bagus) dan bilang mau ambil penalti kelima," kata Klok dilansir dari laman resmi PSSI, Senin (23/5/2022).
Pemain berusia 29 tahun itu mengatakan permintaan untuk menjadi penendang kelima akhirnya disetujui Shin Tae-yong. Klok pun mendapatkan momentum usai penendang Malaysia U-23 gagal mencetak gol.
"Lalu coach bilang oke dan momentumnya datang," jelasnya.
Di sisi lain, Klok mengaku sadar beratnya menjadi penendang kelima pada babak adu penalti. Menurutnya netizen akan menghujatnya, jika gagal mengeksekusi penalti.
"Saya tahu kalau saya cetak gol, kita peringkat ketiga. Namun kalau gagal, netizen siap menghancurkan saya," tambahnya.
"Saya senang dan tenang saat mengambil penalti karena sudah tahu mau menendang ke arah mana. Setiap usai latihan, saya selalu berlatih menendang penalti," pungkasnya.