Tapi fakta terbaru dikeluarkan media Jerman, Sport1. Mereka mengklaim Ilkay Gundogan dan Antonio Rudiger adalah pemain yang menolak aksi tersebut dan memilih untuk fokus pada pertandingan.
Skuad Jerman terpecah saat itu. Ada yang mendukung dan ada pula yang menolak aksi protes tersebut.
Namun setelah berdiskusi, semua pemain akhirnya sepakat melakukan gestur tutup mulut. Gundogan yang kalah suara terpaksa melakukannya.
“Ini (pemakaian ban kapten) tidak diperbolehkan sebelum pertandingan (Jepang). Beberapa pemain kecewa, frustrasi dan ingin menunjukkan sesuatu," ujar Gundogan dikutip dari The Athletic, Selasa (29/11/2022).
"Kami melakukan diskusi di tim dan pada akhirnya diputuskan kami akan melakukan gerakan ini melawan FIFA. Jika Anda melakukan sesuatu, Anda melakukannya sebagai sebuah tim," ujarnya.