“Kami selalu bisa menciptakan peluang, kami tahu itu, tetapi musim ini kami tidak cukup klinis. Jika kami bisa lebih tajam dan bertahan dengan baik, kami akan tetap berada dalam permainan,” ucapnya.
Guardiola tetap optimistis, meski mengakui situasi tidak mudah. Dia menyebut membalikkan agregat melawan Real Madrid bukan perkara sederhana.
“Saya akui tugas ini sangat besar. Mencetak lebih dari tiga gol melawan Madrid tidaklah mudah,” kata dia.
Keyakinan tetap dijaga di ruang ganti Man City. Gelandang Bernardo Silva mengingatkan timnya pernah melakukan comeback dramatis di masa lalu.
Dia merujuk pada momen musim 2021-2022 saat Man City membalikkan keadaan dari tertinggal 0-2 menjadi kemenangan atas Aston Villa dan mengunci gelar Liga Inggris.