Terlalu Lama di Rumah Bisa Ganggu Psikologis Pemain Premier League

Fitradian Dimas Kurniawan
Bek Liverpool Dejan Lovren. (Foto: Lindsey Parnaby/AFP)

LIVERPOOL, iNews.id - Bek tengah Liverpool, Dejan Lovren, khawatir lamanya masa karantina mandiri menimbulkan masalah psikologis pada pemain. Lovren berharap operator liga segera memberi izin untuk berlatih. 

Kompetisi Premier League dihentikan sementara sejak pertengahan Maret lalu akibat pandemi virus corona. Hingga kini, sudah lebih dari sebulan para pemain Premier League tak merasakan atmosfer pertandingan. 

Aturan physical distancing memaksa para pemain melakukan aktivitas latihan fisik di rumah. Meskipun bertujuan memutus rantai penyebaran virus corona, terlalu lama menjalani karantina mandiri juga menimbulkan masalah psikologis. 

“Tidak mudah rasanya, usai terkurung di dalam rumah selama 46 hari. Aspek psikologi adalah yang paling sulit untuk diatasi,” kata Lovren dikutip dari Sky Sports.

Selain aspek psikologis, pemain berpaspor Kroasia itu menilai sulit untuk berlatih sendiri. Dia hanya bisa berlatih bersama anaknya. Hal itu tentu membatasi porsi latihannya selama ini.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Liverpool Harus Siapkan Rp899 Miliar untuk Rekrut Gelandang Real Madrid Ini

57 tahun lalu

Arsenal Tiba-Tiba Mau Pinjam Winger Brasil dari Tim Rival, Hasilnya di Luar Dugaan

57 tahun lalu

Iraola Full Senyum! Bintang Pantai Gading Beri Lampu Hijau untuk Liverpool, PSG Gigit Jari

57 tahun lalu

AC Milan dan Liverpool Berebut Bintang Muda Norwegia, Harga Tembus Rp500 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal