Taat pada Agama Islam, Franck Ribery Pernah Mati-matian Jauhi Minuman Keras

Andika Pratama
Franck Ribery pernah dikejar David Alaba yang ingin mengguyurnya dengan segelas bir dalam perayaan juara Bayern Munchen pada 2013. (Foto: Youtube/Bundesliga)

Setelah kejadian tersebut Ribery dianggap marah pada salah satu bek Bayern, Jerome Boateng, yang ikut mengerjainya. Namun, Boateng memberikan klarifikasi kalau keduanya baik-baik saja karena yang ditumpahkannya adalah bir yang tidak beralkohol.

Semenjak itu Ribery tak bisa menutupi kalau dia bukanlah orang yang bisa mengonsumsi minuman keras. Pemain kelahiran 7 April 1983 itu langsung mengatakan kepada rekan-rekannya itu jika dia seorang Muslim yang taat dan minuman keras diharamkan oleh agamanya.

Tak hanya sekali itu saja Ribery memperlihatkan sikap taatnya menjauhi minuman keras. Bahkan saat Bayern mengadakan kontes angkat gelas bir antarpemain, Ribery menunjukkan sikap yang sama. Dia lebih memilih mengisi gelasnya dengan air mineral ketimbang bir yang dijauhinya.

Editor : Dimas Wahyu Indrajaya
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Barcelona Gagal Permanenkan Marcus Rashford, Bayern Munchen Intip Peluang

57 tahun lalu

Bayern Munchen Siap Tebus Marcus Rashford dari MU, Gaji Fantastis Jadi Penghalang

57 tahun lalu

Bayern Munchen dan Juventus Siap Tukar Pemain, Negosiasi Dua Bek Top Jadi Sorotan

57 tahun lalu

Kontroversi Handball PSG Bikin Bayern Munchen Murka, FIFA Punya Aturan Rahasia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal