Di sektor depan, Indonesia mengandalkan Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, dan Ole Romeny. Trio ini diplot sebagai ujung tombak untuk membongkar pertahanan Oman sejak menit awal.
Kejutan muncul dari daftar pemain cadangan. Marselino Ferdinan tidak tercantum dalam bangku pengganti. Sebaliknya, nama-nama seperti Maarten Paes, Nadeo Argawinata, Sandy Walsh, Calvin Verdonk, Mathew Baker, dan Mauro Zijlstra siap memberi opsi tambahan.
Selain itu, Saddil Ramdani, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, Muhammad Ferarri, serta Yakob Sayuri juga menunggu kesempatan tampil dari bangku cadangan.
Secara rekor pertemuan, Indonesia dan Oman sudah bentrok enam kali. Indonesia mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Duel pertama terjadi pada 24 Februari 1987 di ajang King’s Cup Bangkok, saat Indonesia menang 2-0.
Kemenangan terakhir Indonesia atas Oman tercipta setahun berselang dengan skor 3-0. Setelah itu, Oman mulai mendominasi, termasuk kemenangan 1-0 di GBK pada 2007 dan kemenangan 3-1 dalam laga persahabatan menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai.
Timnas Indonesia: Emil Audero; Rizky Ridho, Elkan Baggott, Justin Hubner; Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Kevin Diks, Nathan Tjoe-A-On; Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny.
Oman: Ahmed Faraj; Ahmed Mohammed, Amjad Abdullah, Yousouf Nashr; Abdullah Fawaz, Harib Jamil Hatem Sultan; Muhsen Saleh, Nasser Sultan, Zahir Sulaiman.