STY Ngotot Minta Format Piala AFF Diubah usai Timnas Indonesia Dikalahkan Vietnam

Andhika Khoirul Huda
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Foto: MNC Media)

“Misalnya, kami pernah harus terbang lebih dari 12 jam untuk sampai ke Myanmar. Sebagai pelatih, saya merasa lelah, lalu seberapa lelahkah para pemain?” ucapnya, 

“Saya tetap berpendapat bahwa babak penyisihan grup harus fokus, sedangkan babak berikutnya harus dimainkan kandang dan tandang. Pergerakan seperti ini tidak masuk akal dan harus diubah,” tuturnya.

Piala AFF menghapus format satu tuan rumah mulai edisi 2018. Alhasil, setiap tim bakal melakoni laga kandang-tandang sejak fase grup setiap tiga hari sekali seperti yang terjadi pada edisi tahun ini.

Padahal sebelumnya, Piala AFF dihelat di satu atau dua negara sebagai tuan rumah di fase grup. Barulah pada babak semifinal dan final, tim yang bertanding memainkan laga kandang dan tandang.

Dengan kekalahan itu, Timnas Indonesia lengser ke peringkat kedua klasemen Grup B dengan empat poin. Sementara Vietnam naik ke puncak dengan keunggulan dua angka dari Tim Garuda, dan mereka baru bertanding dua kali. 

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118, Erick Thohir: Jangan Cepat Puas!

57 tahun lalu

Ranking FIFA ASEAN Berubah Drastis, Indonesia Naik 4 Tingkat Saat Thailand Terpeleset

57 tahun lalu

Shin Tae-yong Datang Bawa Misi Besar ke Persija, Kuncinya Pemain Muda

57 tahun lalu

Marselino Ferdinan Terancam Absen di Piala AFF 2026, John Herdman Bilang Begini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal