Spalletti menilai perjuangan pemain patut diapresiasi. Mereka menunjukkan keyakinan dan semangat untuk kembali ke dalam pertandingan meski sempat berada dalam posisi sulit.
Namun dia juga menyoroti kelemahan yang tidak bisa diabaikan. Menurut dia, timnya terlalu lamban saat menghadapi proses terjadinya gol kedua dan ketiga.
“Namun, kami juga terlalu lamban pada gol kedua dan ketiga. Para pemain percaya, mereka berjuang untuk bangkit, tetapi kami juga menempatkan diri kami dalam situasi itu,” lanjutnya.
Spalletti mencatat dua gol kebangkitan lahir dari pemain pengganti. Hal itu menunjukkan respons positif dari bangku cadangan dan kedalaman skuad yang dimiliki.
Selain itu, tendangan bebas di akhir pertandingan yang dieksekusi Edon Zhegrova juga datang dari pemain pengganti. Kontribusi tersebut menjadi bukti respons taktis yang berjalan.
Meski ada sisi positif dari reaksi dan kontribusi pemain cadangan, Spalletti menegaskan timnya tidak boleh kembali membuat kesalahan yang sama. Dia ingin tim tampil lebih fokus dan tidak kehilangan konsentrasi dalam momen krusial.
Evaluasi menyeluruh menjadi fokus utama setelah laga ini. Spalletti ingin memastikan Juventus tidak hanya mampu bangkit, tetapi juga menghindari situasi sulit sejak awal pertandingan.