Sosok Pierluigi Collina: Dari Bek Tengah, Wajib Militer hingga Jadi Wasit Legendaris

Fitradian Dimas Kurniawan
Sosok Pierluigi Collina menarik diulas. Wasit legendaris asal Italia itu dikabarkan bakal dibawa ke Indonesia. (Foto: The Guardian)

Ketegasan Collina kemudian semakin ditempa, ketika mengikuti wajib militer. Dia lalu mulai dipercaya menjadi pengadil lapangan untuk kompetisi Liga Italia dalam waktu beberapa tahun.

Penampilan Collina yang identik selalu botak bukan pilihannya. Dia diketahui mengidap kerontokan rambut yang parah, sehingga seluruh rambut di kepalanya habis tak tersisa.

Memasuki 1995, Collina telah memimpin 43 pertandingan kasta teratas Liga Italia. Hal tersebut membuatnya mulai masuk daftar wasit FIFA, sehingga mulai menjadi pengadil lapangan pada lima pertandingan Olimpiade 1996.

Ketegasan Collina kemudian semakin terlihat pada final Liga Champions 1999. Dia tak gentar dalam mengambil keputusan yang melibatkan pemain bintang Manchester United dan Bayern Munchen.

Pertandingan lain yang menjadi ajang ketegasan Collina adalah final Piala Dunia 2002. Ketika itu, penampilan apik Collina juga mendapat pujian di tengah keberhasilan Brasil mengalahkan Jerman.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
12 jam lalu

Pierluigi Collina Bocorkan Alasan Pilih Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026

11 hari lalu

Kontroversi Argentina vs Mesir! Pierluigi Collina Angkat Bicara Soroti Insiden Mo Salah dan Alvarez

2 bulan lalu

Piala Dunia 2026 Bakal Berbeda! VAR Kini Bisa Batalkan Gol meski Bola Belum Ditendang

2 bulan lalu

Gagal Juara, Persija Cetak Sejarah Baru di Super League 2025-2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal