Dalam kompetisi tersebut, Indonesia berhasil sampai di babak final dan berhadapan dengan Israel yang ketika masih bergabung sebagai anggota federasi zona Asia.
Namun dalam pertandingan partai final itu Indonesia kalah melawan Israel dan hanya masuk dalam peringkat kedua. Djunaidy adalah salah satu pemain kunci yang berhasil membawa Tim Garuda meraih juara dua.
Keberhasilannya membawa Timnas Indonesia menjadi runner up level junior tahun 1968 itu membuatnya naik kelas ke Timnas senior pada tahun berikutnya. Salah satu kejuaraan tingkat senior yang sempat diikutinya adalah King’s Cup di Bangkok, Thailand.
Djunaidy dan punggawa Timnas yang lain berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Myanmar dengan skor 1-0. Karir Djunaidy bersama Timnas kemudian cemerlang dan berhasil mempersembahkan banyak trofi di tahun-tahun berikutnya.
Pengalaman paling berkesan yang pernah tercatat terjadi pada tahun 1975. Ketika mengikuti Pelatnas jangka panjang, Timnas Indonesia saat itu dilatih oleh Wiel Coerver.