Setelah itu, saat Brunei Darussalam, Garuda Muda juga berhasil berpesta tujuh gol tanpa balas. Hal itu salah satunya berkat penampilan luar biasa Cahya Supriadi. Lantas siapa sosok Cahya Supriadi yang dipuji-puji banyak orang tersebut? Berikut ini adalah profil dan biodatanya.
Cahya Supriadi merupakan pemain didikan akademi Persija Jakarta yang lahir di Karawang, 11 Februari 2003. Pemuda berusia 18 tahun itu masuk ke skuad Persija U-16 pada tahun 2018.
Cahya Supriadi sempat bermain dua musim sebelum akhirnya dipromosikan ke Persija U-18 pada musim 2019-2020. Meski seorang kiper, Cahya Supriadi diketahui juga memiliki kemampuan unik lain.
Ia diketahui cukup memiliki kelebihan dalam mengeksekusi bola mati. Hal itu dibuktikan ketika ia mencetak gol lewat tendangan bebas pada semifinal Elite Pro Academy (EPA) U-16 2019.
Berkat kegemilangannya, Cahya Supriadi langsung dipromosikan ke tim senior dan menjadi kiper ketiga Macan Kemayoran di Liga 1 2021-2022. Bakat muda Supriadi berhasil membuat pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tertarik hingga akhirnya memboyongnya masuk ke skuad Timnas U-23 yang berlaga di Piala AFF U-23 2022.