"Ia memainkan pertandingan besar dan meminta kami untuk menunda semuanya hingga setelah final. Keputusan itu sudah diambil, tetapi tidak ditandatangani sebelum final, hanya karena rasa hormat ia meminta kami untuk menunggu," ujar Calzada.
Pernyataan tersebut kontan membuat manajemen Inter merasa dikhianati. Menurut laporan dari berbagai media Italia, hierarki Inter sangat murka karena merasa dipermainkan oleh Inzaghi, yang selama ini dianggap sebagai sosok yang loyal.
Mereka menilai bahwa pelatih berusia 48 tahun itu telah bersikap tidak profesional dengan mengulur-ulur waktu sembari menyembunyikan niatnya untuk hengkang.
Tak hanya itu, rumor semakin liar setelah muncul dugaan bahwa Inzaghi mencoba membujuk dua bintang Inter, Nicolo Barella dan Alessandro Bastoni, untuk ikut bersamanya ke Al-Hilal.
Dugaan ini pertama kali diangkat oleh La Gazzetta dello Sport dan langsung memicu kekhawatiran di kalangan suporter Inter. Jika benar, maka ini akan menjadi eksodus besar-besaran yang mengancam kekuatan I Nerazzurri di musim depan.