Shayne menyikapi situasi tersebut secara profesional. Dia menilai persaingan internal menjadi hal positif untuk meningkatkan performa.
“Itu bagus, selalu bagus untuk memiliki pemain yang hebat di posisi Anda. Sehingga, itu membuat anda lapar dan bersiap juga. Dony (Tri Pamungkas) adalah pemain yang sangat bagus, dengan talenta yang hebat,” kata Shayne, Rabu (18/2/2026).
Mantan pemain Buriram United itu mengakui kondisinya belum sepenuhnya ideal. Dia baru pulih dari cedera panjang sebelum bergabung dengan Persija.
“Saya baru datang di sini (Persija Jakarta), saya juga baru saja sembuh dari cedera. Jadi, saya perlu tahap demi tahap. Saya telah absen selama 3-4 bulan, jadi saya perlu bertahap. Dan, Dony tampil sangat bagus,” ujar dia.
Shayne menilai proses adaptasi dan pemulihan fisik membutuhkan waktu. Dia memilih fokus menunjukkan kualitasnya setiap kali mendapat kesempatan tampil.
“Saya perlu menunjukkan kemampuan saya di pertandingan dan latihan. Jadi, itu normal untuk memiliki kompetisi (dengan Dony Tri),” pungkasnya.
Dengan kontrak 2,5 tahun di Persija Jakarta, Shayne masih memiliki waktu panjang untuk membuktikan diri. Persaingan dengan Dony Tri Pamungkas kini menjadi motivasi tambahan bagi dia untuk merebut posisi utama di lini kiri Macan Kemayoran.