Setelah Bundesliga Dimulai Lagi, Ada Wacana Pembatasan Gaji Pemain

Arif Budiwinarto
Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menyumbang 2,5 juta euro atau sekitar Rp43,2 miliar untuk membantu perang terhadap virus korona. (Foto: DFB)

Menurut Keller, krisis Covid-19 memberi kesempatan sepak bola Jerman menata ulang semua aspek. Bukan cuma pemberlakuan protokol kesehatan, tetapi juga mencakup bursa transfer pemain. 

Terkait transfer pemain, Keller meminta agar klub-klub sudah saatnya lebih rasional dalam upaya mendatangkan pemain didasari kondisi finansial. 

“Pandemi ini menjadi kesempatan untuk melihat ke depan dan memposisikan kembali sepak bola, dan menjaganya demi generasi masa depan,” lanjutnya.

“Komisi untuk penasihat pemain dan juga angka transfer yang besar mulai membuat masyarakat kesal. Hal itu membuat olahraga yang kami cintai terasa jauh,” ujarnya.

Bundesliga merupakan satu-satunya kompetisi sepak bola Eropa yang kembali bergulir di tengah pandemi virus korona. Pada akhir pekan lalu, mereka sudah merampungkan pertandingan pekan ke-26 dengan memberlakukan sejumlah protokol kesehatan ketat diantaranya tidak ada salaman, tidak ada selebrasi gol, serta pemain diharuskan menjalani tes sebelum dan setelah pertandingan. 

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Soccer
9 hari lalu

PSG vs Bayern 5-4 Bikin Heboh! Kompany Jujur ke Enrique Usai Laga

Soccer
13 hari lalu

Pemain Bayern Munchen Dihukum usai Tertidur saat Meeting, Vincent Kompany Bertindak Tegas

Soccer
14 hari lalu

Kevin Diks Terancam Dicadangkan, Pelatih Monchengladbach Buka Opsi Rotasi

Soccer
2 bulan lalu

Calon Pemain Timnas Thailand Debut di Bayern Munchen, Hadapi Kevin Diks di Bundesliga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal