Sejak kompetisi itu digelar pertama kali di Hongkong pada 1959, Indonesia baru bisa mencicipi panggung Piala Asia pada tahun 1996. Di ajang yang digelar di Uni Emirat Arab tersebut, Indonesia lolos melalui jalur kualifikasi.
Indonesia kemudian sempat tiga kali berturut-turut menjajaki Piala Asia tepatnya di edisi 2000, 2004, dan 2007. Sayangnya, Tim Merah putih harus menunggu 16 tahun untuk bisa menjajaki ajang tersebut lagi.
Berbicara soal prestasi, boleh dibilang bahwa Indonesia sebenarnya belum menorehkan pencapaian yang berarti di Piala Asia. Pasalnya, kiprah Garuda Nusantara selalu terhenti di babak fase grup.
Pada Piala Asia 1996, Indonesia bahkan berakhir menjadi juru kunci Grup A dengan raihan 1 poin saja. Kala itu, Skuad Garuda ditaklukan Korea Selatan dengan skor 2-4, kalah 2-0 dari Uni Emirat Arab dan bermain imbang 2-2 saat melawan Kuwait.
Hasil yang tak jauh berbeda juga diraih Timnas di Piala Asia 2000. Timnas kembali menjadi juru kunci setelah dibantai 4-0 dari China, takluk 3-0 dari Korea Selatan, dan bermain imbang melawan Kuwait dengan skor 0-0.