Sean datang dengan modal besar dari dunia balap internasional. Dia pernah meraih dua kali runner-up dunia FIA WEC kelas LMP2, lima kemenangan, serta dua podium di 24 Hours of Le Mans.
Saat ini Sean masih aktif di FIA WEC bersama Team WRT BMW, namun juga pernah turun dengan Ferrari di Asian Le Mans Series 2025/26. Menariknya, mobil yang digunakan di GT World Challenge Europe juga sama, Ferrari 296 GT3 Evo.
Balapan di Mandalika menjadi pengalaman pertama Sean Gelael berlomba secara kompetitif di Indonesia. Sebelumnya, dia hanya terlibat dalam berbagai aktivitas non-balapan di sirkuit tersebut.
Dia pernah ikut sesi peresmian sirkuit, melakukan hot lap, menonton balapan, hingga mengibarkan bendera finis. Namun kali ini situasinya berbeda karena dia akan bertarung langsung di lintasan.
“Ini seperti kepingan terakhir dari sebuah puzzle,” ujar Sean Gelael, dikutip dari rilis WRT.