"Dia banyak berlari sepanjang laga. Dia dulu bermain di lini tengah sehingga nyaman menguasai bola. Dia bisa bertahan, tangguh. Dia benar-benar mematahkan hidung saya di perempat final. Zanetti memiliki segalanya sebagai bek," ujarnya.
Giggs menghadapi Zanetti di perempat final Liga Champions 1999. Saat itu sepak bola Italia sedang berada dalam puncak kejayaan.
Tapi Giggs dan kolega berhasil menyingkirkan Inter. MU menang 2-0 di Old Trafford sebelum bermain imbang 1-1 di Giuseppe Meazza.
Pada kesempatan lain, Zanetti juga pernah menyanjung kualitas Giggs. Namun sayang, Giggs bukan lawan tersulit yang pernah dihadapinya sepanjang karier.
"Saya ingat duel pribadi kita. Anda (Giggs) adalah salah satu lawan terberat yang pernah saya lawan!” ucap Zanetti.