Ricky menjelaskan gol cepat bukan target utama sejak awal. Timnya fokus menekan sejak lini depan untuk mengganggu distribusi bola Bali United.
“Enggak juga ya. Memang setiap pada kesempatan kita mencoba mencetak gol. Dari awal kita tidak mau turun ke bawah, kita mencoba untuk pressing mereka karena sebenarnya yang sudah kita antisipasi adalah mereka bermain long ball dari belakang untuk ke depan. Sehingga kita harus press mereka, dan ketika mereka terpancing untuk press kita, maka space yang mereka ciptakan itulah yang kita manfaatkan,” terang Ricky.
Menurut dia, dalam 10 menit pertama babak pertama terdapat dua hingga tiga peluang dari skema tersebut. Strategi itu memang sudah dirancang sebelum pertandingan dimulai.
“Dan di babak pertama, sepuluh menit itu ada dua-tiga kali peluang dari situasi tersebut. Dan itu memang sudah kita planning-kan tersebut. Jadi memang bukan pengen cepat-cepat bikin gol, enggak. Memang sepanjang ada space, kita akan, pemain akan pergi ke sana untuk berusaha mencetak gol,” tambahnya.
Kemenangan ini berdampak besar pada posisi Persija di klasemen sementara Super League 2025-2026. Macan Kemayoran kini mengoleksi 44 poin di peringkat ketiga.
Persija terpaut dua angka dari Borneo FC dan tiga angka dari Persib Bandung. Persaingan papan atas semakin ketat setelah hasil penting di Gianyar tersebut.