IFAB turut memperkenalkan langkah baru untuk menekan praktik mengulur waktu. Untuk tendangan gawang dan lemparan ke dalam, akan ada hitung mundur lima detik jika terjadi penundaan sengaja.
Jika pemain melewati batas waktu tersebut, bola akan diberikan kepada tim lawan. Pendekatan ini memperkuat pengawasan terhadap restart permainan.
Dalam pergantian pemain, pemain yang keluar lapangan memiliki waktu 10 detik. Jika tidak segera keluar, pemain pengganti tidak boleh masuk selama 60 detik sehingga tim bermain dengan satu pemain lebih sedikit sementara waktu.
Untuk cedera, pemain yang mendapat perawatan wajib berada di luar lapangan selama satu menit sebelum kembali bermain.
IFAB juga akan melakukan uji coba lanjutan terkait kiper yang terjatuh untuk menghentikan permainan serta pemain yang meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Pembahasan juga dimulai terkait pemain yang menarik kaus untuk menutup mulut saat berbicara.
Aturan baru ini mulai berlaku pada 1 Juli. Namun karena Piala Dunia 2026 dimulai lebih awal, regulasi tersebut langsung diterapkan pada 11 Juni saat Meksiko menghadapi Afrika Selatan dalam laga pembuka.