Kontribusi 16 gol menjadi catatan krusial Maxwell sepanjang musim, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu tumpuan serangan Macan Kemayoran. Produktivitas itu menjadikan namanya cepat lekat di hati suporter.
Persija menegaskan perpisahan ini tidak sekadar soal datang dan pergi pemain, melainkan jejak yang tertinggal di klub dan pendukung setia.
“Ini bukan sekadar tentang datang dan menciptakan cerita, tetapi tentang meninggalkan jejak yang akan selalu melekat di hati banyak Jakmania,” lanjut pernyataan resmi klub.
Manajemen juga menyampaikan rasa terima kasih atas setiap kontribusi yang dia berikan selama berseragam Persija, mulai dari gol hingga perjuangan di setiap pertandingan.
“Terima kasih, Maxwell Souza. Untuk setiap gol, perjuangan, dan kenangan yang telah kamu bawa,” tulis Persija.