Setelah unggul, Real Madrid sempat tampil lebih menekan. Mbappe hampir menambah gol, tetapi gagal menyambut umpan Vinicius dengan sempurna. Menjelang turun minum, Eder Militao nyaris mencetak gol lewat sundulan yang membentur mistar, sebelum akhirnya dia harus keluar karena cedera dan digantikan Antonio Rudiger.
Alaves tidak tinggal diam. Menjelang akhir babak pertama, Toni Martinez melepaskan tembakan keras yang membentur tiang. Peluang lain dari Lucas Boye juga memaksa Lunin melakukan penyelamatan penting.
Memasuki babak kedua, Vinicius langsung mencuri perhatian. Pada menit ke-50, dia mencetak gol spektakuler setelah menerima umpan dari Fede Valverde, menggiring bola ke dalam, lalu melepaskan tembakan keras ke sudut gawang. Usai mencetak gol, dia mengangkat tangan sebagai bentuk permintaan maaf kepada suporter.
Setelah gol tersebut, intensitas permainan Real Madrid sempat menurun. Meski masih menguasai laga, mereka gagal menambah keunggulan meski memiliki beberapa peluang emas. Dani Carvajal, Aurelien Tchouameni, hingga Brahim Diaz hampir mencatatkan nama di papan skor.
Alaves justru menunjukkan semangat pantang menyerah. Dalam 15 menit terakhir, mereka terus menekan pertahanan Real Madrid. Sejumlah peluang tercipta melalui Toni Martinez, Victor Parada, hingga Carles Alena.