“Tim menunjukkan sikap dan komitmen luar biasa. Saya tahu ada momen ketika kami harus bertahan tanpa bola, menunjukkan ketahanan, kontrol, dan keyakinan. Dalam 30 menit pertama kami hampir tidak memberi peluang. Banyak hal terjadi dalam waktu singkat,” ucapnya.
Dia juga menyoroti performa tim di babak kedua, terutama dari sisi kiri serangan yang dipimpin Vinicius Junior. Namun satu momen pantulan bola menjadi pembeda skor akhir.
“Di babak kedua kami keluar dengan permainan bagus lewat sisi kiri bersama Vini. Dari bola rebound kami kebobolan gol ketiga. Saya yakin kami akan punya peluang menyamakan skor. Kami kurang keberuntungan untuk membawa laga ke adu penalti,” kata Alonso.
Alonso memberi pujian khusus kepada Vinicius Junior yang tampil menonjol sepanjang pertandingan dan menjadi ancaman utama pertahanan Barcelona.
“Vinicius bermain sangat baik sampai menit ke-85. Dia meminta diganti karena kelelahan, kelembapan sangat tinggi. Dia tampil eksplosif, golnya spektakuler, dan sangat berbahaya di sisi sayapnya,” tutur Alonso.