Real Madrid Bikin Penggemar China Murka Kembali Tersandung Kontroversi Rasial, Kirim Permintaan Maaf ke China

Reynaldi Hermawan
Dean Huijsen bagikan meme rasial, Real Madrid minta maaf ke penggemar China di Weibo, menambah tekanan bagi klub di tengah kampanye anti-rasisme.. (Foto: Instagram/deanhuijsen)

Skandal ini datang hanya beberapa hari setelah Real Madrid menerapkan protokol anti-rasisme saat bertemu Benfica karena dugaan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior.

UEFA menangguhkan Gianluca Prestianni sementara menunggu penyelidikan lebih lanjut, dan jika terbukti bersalah, Prestianni akan menghadapi larangan minimum 10 pertandingan.

Waktu munculnya skandal ini dianggap sangat sensitif karena klub berupaya tampil sebagai contoh penegakan anti-rasisme di tingkat internasional. Kasus Huijsen menambah sorotan terhadap bagaimana klub menangani perilaku pemain di media sosial.

Real Madrid kini harus menghadapi tekanan ganda: menjaga citra internasional sekaligus memastikan pemainnya memahami batasan etika digital, terutama di pasar global seperti China.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Soccer
1 hari lalu

Bursa Pelatih Real Madrid Memanas: Mourinho Dicoret, Klopp Masih Terdepan

Soccer
3 hari lalu

Hasil Lengkap Liga Spanyol: Tren Kemenangan Real Madrid Diputus Osasuna, Terancam Dikudeta Barcelona

Soccer
4 hari lalu

Xabi Alonso Tolak Tawaran Klub Besar Ini, Alasannya Mengejutkan

Soccer
6 hari lalu

Viral Nicolas Otamendi Pamer Tato Piala Dunia ke Vinicius Junior

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal