Lokasi pembangunan dipilih secara khusus di kawasan yang dihuni keluarga berpenghasilan rendah serta para penyintas bencana badai Seroja. Wilayah tersebut membutuhkan fasilitas ibadah yang layak serta ruang aman bagi anak-anak untuk beraktivitas positif.
Pembangunan lapangan sepak bola menjadi bagian penting dari program tersebut. Fasilitas olahraga itu diharapkan menjadi ruang pembinaan karakter dan aktivitas produktif generasi muda di Kupang.
Langkah Ragnar Oratmangoen ini memperlihatkan kontribusinya tidak hanya di lapangan hijau bersama skuad Garuda, tetapi juga dalam kegiatan sosial. Target Rp993 juta menjadi tantangan besar, namun dukungan publik Indonesia diharapkan mampu mempercepat realisasi masjid dan lapangan sepak bola di NTT.