SURABAYA, iNews.id – Persebaya Surabaya memastikan bulan puasa bukan alasan untuk berhenti berbenah usai kekalahan dari Bhayangkara FC di Super League 2025-2026.
Skuad Bajul Ijo baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Bhayangkara FC pada pekan lalu. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan menjadi pukulan yang harus segera dievaluasi tim.
Situasi itu membuat Persebaya dituntut segera bangkit. Program latihan selama Ramadhan pun disesuaikan agar pemain tetap dalam kondisi optimal tanpa mengabaikan kewajiban menjalankan ibadah puasa.
Kiper Persebaya, Andhika Ramadhani, menegaskan seluruh pemain siap mengikuti arahan pelatih terkait pola latihan di bulan puasa. Fokus utama tim saat ini melakukan evaluasi dari kekalahan sebelumnya.
"Kami mengikuti arahan pelatih saja. Kalau di bulan biasa mungkin intensitas latihan lebih tinggi dibanding bulan Ramadhan," ucap Andhika Ramadhani dilansir dari laman i.League, Kamis (19/2/2026).