PSSI Tanggapi Kabar Jepang Keluar dari AFC: Itu Hoaks dan Bikin Malu Indonesia!

Andri Bagus Syaeful
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (tengah), didampingi Sekjen Yunus Nusi (kanan), dan Direktur Teknik Alexander Zwiers menghadiri jumpa pers di Jakarta, Jumat (24/10/2025). (Foto: PSSI)

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga sedang berupaya keras memulihkan kembali kepercayaan dunia sepak bola internasional terhadap Indonesia. Menurut Erick, dua peristiwa terakhir membuat nama Indonesia sempat tercoreng. Pertama, pemutusan kerja sama lebih awal dengan tim kepelatihan Patrick Kluivert dan stafnya, yang memicu kritik di media sosial setelah kegagalan Timnas Indonesia di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Kedua, kekosongan posisi pelatih kepala Timnas senior setelah pemutusan kontrak tersebut membuat Indonesia kemungkinan tidak berpartisipasi dalam FIFA Matchday periode November 2025. Sebagai gantinya, jadwal tersebut akan difokuskan untuk Timnas U-23.

Erick menegaskan dirinya tidak ingin terburu-buru menunjuk pelatih baru hanya demi menenangkan publik. “Yang pasti, tidak mudah dan tidak bisa buru-buru mencari pelatih karena kondisi ini. Saya harus sosialisasi ke sepak bola internasional tentang apa yang sebenarnya terjadi, dan berusaha meraih kembali kepercayaan komunitas sepak bola dunia terhadap kita,” tegasnya.

Dia juga menilai kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak agar lebih berhati-hati. “Ini pelajaran buat kita semua. Kita harus hati-hati. Kepercayaan internasional tidak datang begitu saja. Harus dijaga dan dibangun. Karena itu, saya tidak mau asal cepat menunjuk pelatih. Kita harus bangun dulu kembali kepercayaan itu secara bertahap untuk bisa dapatkan pelatih Timnas,” sambungnya.

Pernyataan Yunus dan Erick memperlihatkan bahwa PSSI kini lebih fokus pada perbaikan citra dan tata kelola komunikasi publik, terutama dalam menghadapi sorotan media internasional. Kesalahan kecil dalam pemberitaan, apalagi yang bersifat hoaks, bisa berdampak besar terhadap reputasi sepak bola Indonesia di mata dunia.

Langkah hati-hati Erick Thohir dalam mencari pelatih baru dan upaya Yunus Nusi menjaga kredibilitas informasi menjadi sinyal bahwa federasi kini ingin bergerak lebih profesional dan transparan. PSSI sadar, kepercayaan internasional adalah modal utama untuk membawa sepak bola Indonesia menuju arah yang lebih baik.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
16 jam lalu

Agenda IOC di Milan, Erick Thohir Curhat Sepak Bola Global Bareng Presiden FIFA dan Elite Serie A

All Sport
1 hari lalu

Antusias Tinggi, Hampir 70 Orang Daftar Seleksi JPT Deputi Kemenpora

Soccer
2 hari lalu

Viral Wasit Liga Indonesia Diduga Jual Istri Lewat Aplikasi Online, PSSI Buka Suara

Soccer
3 hari lalu

Indonesia Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031, Bersaing dengan Australia dan Korsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal