Sinkronisasi tersebut juga mencakup berbagai event lokal dan global. Tujuannya untuk menciptakan sistem kompetisi yang lebih profesional dan terintegrasi.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memaparkan perkembangan kompetisi yang dinilai semakin kompetitif. Hingga saat ini, Super League telah memainkan 243 pertandingan.
“Super League hingga saat ini telah memainkan 243 pertandingan yang menunjukkan peningkatan rivalitas dan kompetitivitas. Dari 20 persen pada musim lalu, kini meningkat menjadi 30 persen. Championship juga mengalami kenaikan signifikan, salah satu pemicunya adalah implementasi VAR,” ujarnya.
Data sementara menunjukkan tingkat persaingan yang semakin seimbang. Di Super League, kemenangan kandang mencapai 44,86 persen, kemenangan tandang 30,45 persen, dan hasil imbang 24,69 persen.
Sementara itu di Championship, kemenangan kandang tercatat 44,35 persen, kemenangan tandang 29,57 persen, dan hasil imbang 26,09 persen. Angka ini menunjukkan distribusi hasil pertandingan yang relatif merata.