"PSSI sangat menyesalkan kejadian ini yang terjadi setelah pertandingan usai. Perlakuan yang diterima pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, sangat tidak elok dan tidak etis," ujar Yunus Nusi dalam keterangan resmi PSSI, Rabu (10/6/2026).
"Ini tentu menjadi hal yang tidak kami harapkan. Apalagi Beckham masih berusia muda dan merupakan aset penting bagi Timnas Indonesia. Karena itu, kami sangat menyayangkan kejadian tersebut," sambungnya.
Yunus kembali mengingatkan suporter agar menjaga kondisi psikologis pemain. Dia menilai rivalitas klub seharusnya berhenti ketika para pemain mengenakan seragam Merah Putih.
"Kami selalu mengingatkan kepada para suporter agar menjaga perasaan dan kondisi psikologis para pemain Timnas Indonesia. Kalau memang ada rivalitas klub, biarlah rivalitas itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola Indonesia," tambah Yunus.
Dia menegaskan sentimen klub tidak boleh dibawa ke Timnas. Para pemain, kata dia, tampil dengan niat tulus membela negara.