PSSI Janji Jalin Komunikasi dengan FIFPro di Masa Mendatang

Antara
Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi. (Foto: ANTARA/Michael Siahaan)

"Saat ini saya intens berdiskusi dengan Ponaryo Astaman. Namun sementara masih berdiskusi saja. Nanti biasa saja Ketua Umum PSSI mengundang mereka melalui virtual untuk mendiskusikan soal ini," tutur Yunus.

Jumat (27/5/2020), PSSI menerbitkan Surat Keputusan yang mempersilakan klub-klub Liga 1 dan 2 menggaji pemainnya maksimal 25 persen mulai Maret sampai Juni 2020 dari gaji yang tertera pada kontrak di tengah jeda kompetisi akibat pandemi penyakit virus corona (COVID-19).

PSSI menetapkan Maret, April, Mei dan Juni 2020 sebagai keadaan kahar (force majeure) akibat COVID-19.

Kebijakan itu dikritik oleh APPI dan FIFPro karena tanpa diskusi dengan pemain. FIFPro menilai SK itu merugikan pemain dan menyatakan ada pemain Liga 2 yang mendapatkan gaji 50 dolar AS (sekitar Rp737 ribu) setelah dipangkas sesuai SK PSSI itu.

APPI sendiri telah mengirimkan surat resmi keberatan pada 28 Maret 2020 yang ditandatangani Presiden APPI Firman Utina dan Wakil Presiden APPI Andritany Ardhiyasa.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
7 jam lalu

Persipura Dihukum Semusim Tanpa Penonton, Respons Manajemen Mutiara Hitam Jadi Sorotan

Soccer
3 hari lalu

Gagal Juara, Persija Cetak Sejarah Baru di Super League 2025-2026

Soccer
5 hari lalu

Persipura Jayapura Kena Hukuman Telak, Semusim Tanpa Penonton usai Kerusuhan Maut

All Sport
9 hari lalu

Kirim Berkas ke FIFA, FFI Optimistis Indonesia Bisa Gelar Piala Dunia Futsal 2028

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal