Pemindahan lokasi terjadi setelah pihak kepolisian setempat tidak memberikan izin penggunaan Stadion Sultan Agung Bantul. Keputusan ini diambil meski hubungan suporter PSIM dan Persija dikenal cukup baik.
Absennya penonton menjadi kerugian besar bagi PSIM. Dukungan suporter selama ini menjadi salah satu kekuatan utama saat bermain di kandang.
Padahal, pada pertemuan sebelumnya, suporter PSIM sempat hadir langsung ke Jakarta. Ribuan pendukung datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 28 November 2025 untuk mendukung tim sekaligus meramaikan ulang tahun ke-97 Persija.
Kini, situasi berbalik. PSIM justru harus bermain tanpa atmosfer pertandingan yang biasanya membantu meningkatkan motivasi tim.
PSIM datang ke laga ini dengan catatan kurang meyakinkan. Mereka belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di Super League 2025-2026.