Bagi Swiss, ini akan menjadi kesempatan kelima mereka berpartisipasi di Euro. Mereka pertama kali tampil di ajang itu pada 1996. Prestasi terbaik adalah lolos fase grup Euro 2016.
Swiss cukup berambisi memperbaiki catatan itu. Terbukti, dalam lima penampilan terakhirnya, mereka belum terkekalahan. Shaqiri dan kolega empat kali menang dan cuma sekali imbang, itu pun ketika bentrok Timnas Spanyol di ajang UEFA Nations League yang berakhir dengan skor 1-1.
Swiss juga menempati posisi teratas dalam kualifikasi Grup D yang sangat kompetitif, di mana mereka hanya kalah sekali dan mengumpulkan 17 poin dari delapan pertandingan. Padahal, di kualifikasi, Swiss bersaing dengan negara-negara seperti Denmark dan Republik Irlandia.
Pelatih
Swiss punya pelatih loyal yang sudah mengasuh La Nati sejak 2014. Sebelum gabung dengan timnas di negaranya, Vladimir Petkovic pernah mengantar Lazio memenangkan trofi Coppa Italia 2012/2013.
Sejak kedatangan Petkovic, Swiss berhasil menjadi salah satu peserta reguler di babak 16 besar dalam dua kompetisi yang berbeda, yakni
Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018.