“Setelah itu saya masuk tim senior Feyenoord, dan saat umur 17 tahun saya debut di tim senior,” ucapnya.
Setelah dari Feyenoord, Verdonk pindah ke PEC Zwolle selama semusim sebagai pinjaman. Setahun kemudian dia pindah ke NEC sebagai pemain pinjaman juga.
“Musim berikutnya saya balik lagi ke Feyenoord selama 1 musim. Musim berikutnya saya dipinjamkan lagi ke FC Twente. Kemudian, saya pindah ke klub Portugal, Famalicao, dan bermain 1 musim di sana. Setelah itu saya pindah ke NEC sampai sekarang,” dia menjelaskan.
Verdonk mengaku sudah lama mempertimbangkan tawaran untuk menjadi pemain Timnas Indonesia. Sampai akhirnya dia memutuskan untuk menjadi WNI.
“Itu hal yang sudah lama saya pikirkan. Dan kalau jujur kita sedang proses sekarang. Jadi sekarang nunggu bagaimana prosesnya,” katanya.