#Lahm off, Kimmich on in his place - almost over now... #FCBFCA (93') 2-1 pic.twitter.com/jclwqx5BJ2
— FC Bayern English (@FCBayernEN) September 12, 2015
Kimmich dianggap cerewet karena sering curhat mengenai dirinya di media. Contohnya saat dilatih Ancelotti, dia mengeluh soal porsi bermainnya sepanjang musim 2016/2017.
Selain itu, Kimmich juga pernah bercerita pada media bahwa dia ada keinginan ke Manchester City agar bisa bereuni dengan Pep Guardiola. Scholl pun menyamakan Kimmich dengan aktivis muda Greta Thunberg yang dikenal lantang menyuarakan aspirasinya lewat media. Namun, tentu saja ini merupakan bentuk sindiran kepada Kimmich.
"Saya ingat Joshua Kimmich setelah semua pernyataan dan wawancara dan segalanya, itu sudah terlalu berlebihan menurut saya. Saya menilai dia adalah Greta Thunberg-nya sepak bola Jerman," ungkap Scholl pada 2020, dikutip dari Goal International.
"Performanya? Biasa saja. Pencapaian tertingginya? Dia belum sekelas Bastian Schweinsteiger," ungkap Scholl lagi.