MILAN, iNews.id - Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, menegaskan Alessandro Bastoni mendapat sorotan media berlebihan. Dia juga menyerang Juventus serta direktur baru mereka, Giorgio Chiellini, terkait kontroversi pertandingan akhir pekan lalu.
Marotta menilai kartu merah Pierre Kalulu saat laga Inter-Juventus pada Sabtu penuh kontroversi, dan berbicara pada wartawan sebelum pertemuan Lega Serie A, Senin, menjelaskan posisi klubnya.
“Saya hadir karena kami berjuang melawan eksposur media berlebihan, sebuah penghinaan publik terhadap Bastoni yang melampaui fakta sebenarnya. Pemuda yang merupakan aset timnas ini, tidak adil jika partisipasinya dipertanyakan,” kata Marotta, dilansir Calciomercato.com.
Dia menambahkan, kesalahan seperti itu wajar dan terjadi sejak lama.
“Siapa yang tidak membuat kesalahan? Sejak 1950-an, ada pemain terkenal dengan tindakan seperti ini. Ini peristiwa biasa, bukan luar biasa. Salah, tapi juga karena kondisi lain, seperti lengan yang terlalu lebar,” lanjutnya.
Marotta mengingat kembali kesalahan wasit yang pernah menguntungkan Juventus dan membuat mereka lolos ke Liga Champions.
“Musim lalu, kami kalah Scudetto hanya satu poin, ada kesalahan yang dikonfirmasi di Inter-Roma, tapi kami tidak protes. Musim ini, Inter hanya bereaksi sekali, setelah Napoli-Inter, ketika penalti diberikan dan kemudian dianggap tidak adil," tuturnya.