Laga terakhir fase grup akan mempertemukan Iran dengan Mesir di Seattle pada 26 Juni.
Sebelumnya, partisipasi Iran sempat diragukan akibat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel yang pecah pada 28 Februari.
Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Mohammad Nabi, menegaskan pihaknya akan mengikuti keputusan FIFA.
“Bagi kami, yang paling penting adalah aturan FIFA. Kami akan mematuhi apa pun keputusan FIFA. Setiap tuan rumah memiliki komitmen dan harus menghormatinya,” ujarnya.
Federasi sempat membuka opsi memindahkan pertandingan Iran ke Meksiko. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, juga menyatakan kesiapan negaranya jika dibutuhkan.