Infantino menegaskan FIFA tidak seharusnya melarang negara bermain sepak bola akibat tindakan pemimpin politik. “FIFA tidak seharusnya melarang negara mana pun bermain sepak bola karena tindakan para pemimpin politik mereka,” ujar dia.
Dia juga menekankan pentingnya komunikasi. “Seseorang harus menjaga hubungan tetap terbuka,” ucap Infantino. Pernyataan tersebut langsung menuai kritik keras dari Ukraina.
Menteri Olahraga Ukraina Matvii Bidnyi menyebut komentar Infantino tidak bertanggung jawab. “Pernyataan itu memisahkan sepak bola dari realitas ketika anak-anak sedang dibunuh,” ujar dia kepada Sky Sports.
Sikap Infantino berbeda dengan UEFA. Presiden UEFA Aleksander Ceferin menegaskan Rusia baru bisa kembali jika perang di Ukraina benar-benar berakhir. Pernyataan tersebut konsisten dengan sikap UEFA dalam konferensi pers penutupan Kongres UEFA pada April tahun lalu.