ROMA, iNews.id - Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 membuat Presiden Federasi Italia (FIGC) Gabriele Gravina mundur. Namun dia menegaskan tidak merasa gagal selama memimpin federasi.
Keputusan tersebut diambil setelah Italia kalah dari Bosnia dan Herzegovina pada final play-off Piala Dunia akhir Maret. Hasil itu membuat Italia kembali absen dari putaran final untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Gravina menegaskan pengunduran dirinya bukan karena tekanan. Dia menyebut keputusan tersebut murni berasal dari dirinya sendiri.
“Saya tidak dipaksa mundur, sama sekali tidak. Itu keputusan pribadi saya. Saya membuat komitmen kepada para penggemar sepak bola Italia untuk membawa tim ke Piala Dunia dan sayangnya saya tidak mampu memenuhi komitmen tersebut,” ujarnya.
Dia menyebut langkah mundur sebagai bentuk tanggung jawab. “Itu keputusan yang tepat untuk mundur, sebuah bentuk cinta dan tanggung jawab,” katanya.