“Saya tidak bisa berjabat tangan dengan seseorang yang dibawa Israel untuk menutupi fasisme dan genosida mereka. Kami sedang menderita,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Infantino tetap mendorong kedua pihak untuk bekerja sama. Dia menekankan pentingnya persatuan demi masa depan sepak bola.
“Kita akan bekerja bersama, Presiden Rajoub, Wakil Presiden Suliman. Mari bekerja sama untuk memberi harapan kepada anak-anak. Ini masalah yang kompleks,” katanya.
Setelah kongres berakhir, Shalabi mengkritik pendekatan tersebut. Dia menilai ajakan berjabat tangan tidak menghormati isi pidato Rajoub.
“Ditempatkan dalam situasi untuk berjabat tangan setelah semua yang disampaikan, itu menghilangkan tujuan dari pidato yang disampaikan,” tuturnya.