Ini akan menjadi laga yang spesial bagi juru taktik Norwegia itu. Sebab duel melawan Everton akan menjadi laga ke-100 dirinya sebagai pelatih.
“Saya sedikit lebih tua dan lebih bijaksana, semoga. Tapi saya sangat menikmatinya, tentu saja. Saya tidak tahu itu adalah game ke-100. Saya menikmati, tapi tidak semuanya. Anda tidak menikmati saat kalah, tetapi Anda menikmati menguji diri Anda sendiri melawan pelatih dan manajer yang baik," tuturnya.
Beralih ke kubu lawan. Everton sudah dua kali jumpa MU musim ini.
Pertama pada ajang Liga Inggris, November 2020. Kemudian kedua tim kembali bentrok pada perempat final Piala Liga Inggris sebulan kemudian.
Everton selalu kalah pada dua laga tersebut. Parahnya mereka tumbang di markas sendiri Goodison Park. Pelatih The Toffees Carlo Ancelotti ogah catatan kelam itu terus berlanjut.
"Ada sesuatu yang harus kami ubah. Jika kami mengikuti cara yang sama ketika bermain di Goodison Park, kami akan kalah. Kami mencoba merencanakan strategi yang berbeda dan kami akan melihat cara kerjanya Aspek mental sangat penting tetapi kami harus mencoba melakukan sesuatu yang berbeda," kata Ancelotti.