“Atletico adalah mesin yang terorganisasi dengan dan diminyaki dengan baik. Merke memang berada dalam masa transisi, itu normal. Tetapi mereka berjuang dengan semua yang dimiliki,” kata Klopp dikutip BBC.
“Mereka memiliki kecepatan, agresi dan filosofi yang jelas. Jika ada satu tim di mana Anda harus berada di performa terbaik, itu melawan Atletico. Jika bekerja sekeras mungkin, Anda memiliki peluang. Jika tidak melakukan itu, Anda tidak memiliki peluang. Ada alasan mengapa Atletico banyak tampil di final kejuaraan Eropa,” ujarnya.
Beralih dari kubu tuan rumah, performa Atletico masih belum tokcer sejak ditinggal Antoine Griezmann ke Barcelona. Mereka masih tertahan di peringkat keempat klasemen La Liga berbekal 40 poin.
Tapi tim besutan Diego Simeone itu pantang silau dengan catatan mentereng dan status juara bertahan Liverpool. Mereka yakin bisa mendapat hasil positif di rumah sendiri. Apalagi striker Diego Costa juga sudah kembali berlatih sejak menjalani operasi punggung November tahun lalu.
“Kami menghadapi tim yang luar biasa. Sangat terlatih dengan baik. Liverpool punya pelatih yang memiliki banyak alternatif di skuatnya. Kami selalu berbicara tentang tim-tim hebat sepanjang waktu. Saya tidak ragu mereka mencatat sejarah sebagai tim hebat,” tutur Simeone.