Pramono juga mengaku dirinya sudah lama menjadi pendukung Persija. Dia menegaskan kecintaannya terhadap Macan Kemayoran bukan muncul setelah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Dia menyebut jejak dukungannya terhadap Persija sudah ada sejak 2011 dan bisa dilihat melalui rekam digital yang masih tersimpan hingga sekarang.
“Saya menjadi penggemar Persija itu bukan karena saya menjadi gubernur. Jejak digital saya bahkan dari tahun 2011 pun saya adalah pendukung Persija. Boleh dibuka,” tuturnya.
Di balik dukungannya tersebut, Pramono sebenarnya berharap pertandingan Persija kontra Persib tetap dimainkan di Jakarta. Namun dia memilih menghormati keputusan pihak berwenang yang memindahkan laga ke Samarinda.
Menurut dia, alasan pemindahan venue masih dapat dipahami dari sisi keamanan dan pertimbangan teknis lainnya. Karena itu, dia menerima keputusan tersebut sebagai bagian dari kewenangan institusi terkait.