Memasuki babak kedua, Portugal menunjukkan semangat juang tinggi. Cristiano Ronaldo, yang menjadi sorotan utama dalam laga ini, berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-61. Gol tersebut sekaligus menegaskan status Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak turnamen ini.
Setelah skor imbang 2-2, kedua tim saling berusaha mencetak gol tambahan hingga babak perpanjangan waktu, namun tidak ada yang berhasil. Adu penalti pun menjadi penentu juara, di mana Portugal tampil lebih tenang dan sukses mengeksekusi kelima tendangan mereka dengan sempurna. Sementara itu, satu penalti Spanyol berhasil digagalkan oleh kiper Portugal, Diogo Costa, yang menjadi pahlawan kemenangan Portugal.
Kemenangan ini membuat Portugal menjadi tim pertama yang berhasil menjuarai UEFA Nations League sebanyak dua kali, setelah sebelumnya meraih gelar pada edisi perdana 2019.
Bagi Cristiano Ronaldo, gelar ini menjadi tambahan prestasi internasional yang mengukuhkan statusnya sebagai salah satu legenda sepak bola dunia.
Final ini juga menjadi panggung menarik bagi duel generasi antara Ronaldo dan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, yang meskipun belum mencetak gol, menunjukkan potensi besar di ajang internasional. Pertandingan ini semakin menegaskan relevansi UEFA Nations League sebagai kompetisi penting yang menggantikan pertandingan persahabatan antarnegara di Eropa.