Keputusan kedua jauh lebih kontroversial. Themba Zwane mendapat kartu merah langsung setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) karena dinilai melakukan tindakan kekerasan kepada Roberto Alvarado.
Zwane terlihat terlibat kontak dengan Alvarado dalam duel tanpa bola. Pemain Meksiko itu kemudian terjatuh sambil memegangi kepala.
VAR yang dipimpin Nicolas Gallo dari Kolombia memanggil Sampaio ke monitor pinggir lapangan. Dari tayangan ulang, insiden tersebut tidak sepenuhnya mudah dibaca.
Zwane tampak mengenai sisi kepala Alvarado dengan tangan terbuka, bukan kepalan tangan. Karena itu, keputusan kartu merah tersebut terasa sangat keras bagi sebagian pihak.
Keputusan untuk Zwane menjadi penting karena menyentuh area yang selama ini diperhatikan Pierluigi Collina sebagai kepala wasit FIFA. Collina dikenal ingin menjaga perilaku pemain dan mengurangi aksi-aksi gelap dalam pertandingan.